Spektrofotometri UV-Vis

Spektrofotometri

Secara etimologi spektrofotometri ini adalah pengukuran berdasarkan spektrum cahaya yang membedakannya adalah warna dan panjang gelombang. Alat yang digunakan pada spektrofotometri adalah spektrofotometer.

 

Syarat senyawa yang dapat diukur oleh spektrofotometri:

  • Harus berbentuk larutan
  • Senyawa harus memiliki gugus kromofon, gugus pembawa warna
  • Memiliki ikatan rangkap terkonjugasi.

 

Kelebihan spektrofotometri:

  • Untuk menentukan titik ekivalen, ketika tidak bisa ditentukan oleh titrasi lainnya.
  • Akurat
  • Sample sedikit
  • Untuk konsentrasi kecil (runut)

 

Sinar adalah spektrum elektromagnetik. Spektrum adalah pada panjang gelombang terdapat kerentangan yang mampu dibagi-bagi menjadi panjang tertentu. Jika suatu energi cahaya atau frekuensi meningkat maka panjang gelombang turun.

 

Visible adalah pengukuran dan interprestasi radiasi elektromagnetik, cahaya yang diabsorbsi atau diemisikan oleh molekul pada panjang gelombang 200-800 nm. Pada sinar tampak panjang gelombang berkisar 400-800 nm. Emisi itu sendiri adalah kembalinya elektron dari tingkat energi tinggi ke energi rendah.

Sumber sinar tampak yang umumnya dipakai pada spektro-visible adalah lampu tungsten. Tungsten yang dikenal juga nama wolfram merupakan unsur kimia dengan simbol W dengan nomor atom 74. Tungsten mempunyai titik didih tertinggi 34220C dibanding logam lainnya, sinar tampak merupakan sinar yang dilihat oleh mata.

 Spektrofotometri UV

Spektrofotometri UV adalah berdasarkan interaksi sample dengan sinar UV. Sinar UV memiliki panjang gelombang 190-380 nm. Sebagai sumber sinar UV dapat digunakan lampu deuterium. Atau dapat disebut juga heavy hidrogen. Ini merupakan isotop hidrogen yang stabil. Sinar UV tidak dapat dideteksi oleh mata kita. Senyawa yang dapat menyerap sinar ini terkadang merupakan senyawa yang tidak berwarna.

 

Spektrofotometri UV-Visible

Spektrofotometri UV-Visible merupakan gabungan dari spektrofotometri UV dan spektrofotometri visible menggunakan dua sumber cahaya berbeda. UV dan visible dapat mengeksitasi elektron. Eksitasi itu sendiri ialah perpindahan elektron dari tingkat energi dasar ke tingkat energi tinggi. Semakin banyak elektron tereksitasi maka cahaya yang terabsorbsi yang dihasilkan akan habis.  

 

Absorbsi cahaya:

  • Jarak yang ditempuh
  • Konsentrasi

Semakin tinggi konsentrasi semakin banyak cahaya yang diserap

  • Kemampuan sample mengabsorbsi sinar

 

 

Aspek kualitatif dan kuantitatif spektrofotometri visible

  • Aspek kualitatif

Dilakukan dengan cara mengukur lamda maksimal, karena setiap senyawa mengabsorbsi cahaya pada panjang gelombang yang berbeda.

  • Aspek kuantitatif

Dihitung berdasarkan pada harga absorbansi dimana:

  • Konsentrasi rendah absorban pun rendah
  • Konsentrasi tinggi absorban pun rendah
  • Senyawa yang asam gelombangnya sama

 

About ernadewinurajizah20

i'm Pharmacist

Posted on Juni 19, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: