Presipitation

Sebelum membahas mengenai titrasi pengendapan kita cari tahu dulu yuk apa itu pengendapan.

Pengendapan adalah pembentukan yang solid dalam larutan atau dalam lainnya padat selama reaksi kimia atau oleh difusi dalam padatan. Bila reaksi terjadi dalam cair, zat padat yang terbentuk disebut endapan.

Kelarutan adalah sejumlah zat terlarut yang dapat larut dalam pelarut.

Larutan jenuh adalah suatu larutan yang sudah tidak dapat lagi melarutkan zat terlarut , yang dapat menyebabkan adanya endapan jika konsentrasinya dinaikan dan ditambahkan secara terus menerus.

Kelarutan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah :

  • Suhu .

Semakin besar suhu maka kelarutannya akan semakin tinggi.

  • Sifat pelarut.
  • Ion sejenis.
  • Aktifitas ion.
  • pH.
  • Hidrolisis.
  • Hidroksida logam.
  • Pembentukan senyawa kompleks.

Titrasi pengendapan adalah titrasi yang melibatkan pembentukan endapan dengan garam yang tidak mudah larut dalam titran dan analit. Titrasi ini bertujuan untuk mencapai keseimbangan pembentukan yang cepat.

Ada tiga metode pada titrasi pengendapan ini diantaranya :

  1. Argentometri

Argentometri ialah suatu titrasi dengan menggunakan larutan perak untuk mengetahui kadar suatu larutan didalam sampel.

Pada argentometri juga terbagi kedalam beberapa metode yaitu:

  • Metode Mohr

Ialah titrasi argentometri dengan menggunakan indikator ion kromat. Yang ditandai dengan perubahan endapan merah bata pada titik akhir titrasi. Metode ini juga digunakan untuk menetapkan kadar klor atau brom pada suasana netral.

  • Metode Volhard

Ialah titrasi argentometri dengan indicator ion besi (III) dan titran ion tiosinat. Dapat digunakan untuk menetapkan kadar klor,brom dan iodium pada suasana asam. Pada titik akhir titrasi ditandai dengan adanya perubahan warna merah karena beraksi dengan ion besi (III) dengan kelebihan ion tiosinat. Dan itu merupakan titrasi balik, dapat digunakan jika reaksi berjalan lambat atau tidak ada indicator yang tepat untuk pemastian titik ekivalen.

  • Metode Fajans

Titrasi argentometri dengan menggunakan indikator adsorpsi. Indicator ini berasal dari senyawa organic yang dapat diserap pada permukaan endapan yang terbentuk selama reaksi berlangsung. Indikator adsorpsi ini terjadi menjelang  titik ekivalen .

  1. Merkurimetri

Ini  merupakan titrasi pengendapan dengan menggunakan Hg(NO3)2 atau logam raksa sebagai larutan bakunya.

  1. Titrasi Kolthof

Suatu titrasi pengendapan yang menggunakan Zn+ sebagai titran yang diendapkan dengan larutan baku K-Ferosianida.

About ernadewinurajizah20

i'm Pharmacist

Posted on Juni 15, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: